Tampilkan postingan dengan label tugas IBD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas IBD. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Juni 2010

Manusia dan Keadilan



Manusia dan Keadilan
Pengertian Keadilan.
Keadilan menurut Aristoteles adalah titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit dalam tindakan manusia yang menyangkut dengan manusia lain atau dengan benda.
Misalnya ada dua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka orang” tersebut memperoleh benda atau hasil yang sama,bila tidak demikian maka ada ketidak adilan.
Banyak manusia yang berpendapat tentang keadilan,dan pendapat yang lebih umum untuk keadilan adalah pengakuan dan perlakuan seimbang antara hak dan kewajiban. Atau dengan kata lain adalah keadaan saat setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh yang sama dari kekayaan bersama.

Keadilan Sosial.
Cita” keadilan social dalam bidang ekonomi dalam Indonesia ialah dapat mencapai kemakmuran merata yang dalam sila “keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia” diurai Bung Hatta menjadi “keadilan social adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur”
Untuk mewujudkan keadilan social itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk,misalnya:
 Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
 Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak” orang lain.
 Sikap suka memberi pertolongan terhadap orang yang memerlukan.
 Sikap suka bekerja keras.
 Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Keadilan dan ketidakadilan tak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia karna dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan / ketidakadilan setiap hari. Oleh sebab itu keadilan dan ketidakadilan menimbulkan daya kreativitas manusia. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan, seperti drama, puisi, novel, music dan lain”.

Berbagai macam keadilan
1.Keadilan Legal atau Moral
Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (The Man Behind The Gun). Plato menyebutnya keadilan Moral sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan Legal
Keadilan tewujud ketika setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik menurut kemampuannya. Dan fungsi dari penguasa itu sendiri ialah membagi-bagikan fungsi-fungsi dalam Negara kepada masing” orang sesuai dengan keserasian itu.
Ketidak adilan terjadi ketika ada campur tangan terhadap pihak lain yang melaksanakan tugas” yang selaras karna hal itu akan menciptakan pertentangan dan ketidakserasian. Misalnya dokter mengurusi masalah pendidikan, atau petani mengurusi masalah pabrik maka akan terjadi kekacauan.
2.Keadilan Distributif
Aristoteles berpendapat keadilan akan terjadi bilamana hal” yang sama diperlakukan dengan sama dan hal tidak sama diperlakukan secara tidak sama pula. (justice is done when equals are treated equally).
Misalnya Nopy bekerja 10 tahun dan Acep bekerja 5 tahun. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara Nopy dengan Acep, yaitu perbedaan sesuai dengan lama bekerjanya. Andaikata Nopy diberi 1.000.000, maka Acep harus menerima 500.000. Akan tetapi akan menjadi tidak adil bila besar hadiah yang diberi kepada Acep dan Nopy sama.
2.Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ekstrim menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan tali masyarakat.
Kejujuran
Apa yang dikatakan oleh seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada itu adalah suatu kejujuran. Jujur juga bisa dikatakan dengan bersih hatinya dari perbuatan” yang dilarang oleh agama dan hukum.
Sikap jujur perlu dipelajari oleh setiap orang, karna kejujuran mewujudkan keadilan, sedang keadilan menuntut kemuliaan abadi, jujur memberikan keberanian dan ketentraman hati serta menyucikan diri. Seseorang mustahil dapat memeluk agama dengan sempurna apabila lidahnya tidak suci.
Teguhlah pada kebenaran sekalipun kejujuran akan merugikanmu, serta jangan pula berdusta, walaupun dustamu dapat menguntungkanmu. Orang bodoh yang jujur adalah lebih baik daripada orang pandai yang lancung/pembohong.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Manusia dan Harapan



Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia sehingga bisa menjadi miliknya. Dalam hal ini, seorang manusia dan harapannya agar dapat dicapai, memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri, kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada Tuhan. Kepercayaan kepada diri sendiri dapat ditimbulkan dengan mulai memiliki konsepsi diri yang positif baik itu melalui fisik, cara berpikir dan jiwa yang akan membantu dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain ataupun bersosialisasi dengan orang lain sehingga terjalin secara positf dan berkesan dengan baik sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud. Adapun kepercayaan kepada orang lain bisa ditimbulkan dengan merasa pantang untuk melakukan kebodohan dan kecurangan ataupun perilaku korupsi sehingga orang lain merasa percaya dalam membebankan apa yang diamanatkannya dan itu merupakan sesuatu yang kita harapkan. Hal tersebut bisa disebut dengan relationship. Kepercayaan terhadap Tuhan dapat diwujudkan dengan menjalankan segala perintah yang disuruh-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya serta beribadah dan beramal sesuai dengan agama yang diyakini. Dalam hal ini pengertian ibadah secara luas dimana kesemua kegiatan berorientasi kepada Tuhan

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Manusia Dan Tanggung Jawab



Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.

Tanggung jawab mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perasaan. Yang kami maksud adalah perasaan nurani kita, hati kita, yang mempunyai pengaruh besar dalam mengarahkan sikap kita menuju hal positif. Nabi bersabda: "Mintalah petunjuk pada hati (nurani)mu."

Dalam wacana keislaman, tanggung jawab adalah tanggung jawab personal. Seorang muslim tidak akan dibebani tanggung jawab orang lain. Allah berfirman: "Setiap jiwa adalah barang gadai bagi apa yang ia kerjakan." Dan setiap pojok dari ruang kehidupan tidak akan lepas dari tanggung jawab. Kullukum râ'in wa kullukum mas'ûlun 'an Ro‘iyyatih.....

Tanggung jawab bisa dikelompokkan dalam dua hal. Pertama, tanggung jawab individu terhadap dirinya pribadi. Dia harus bertanggung jawab terhadap akal(pikiran)nya, ilmu, raga, harta, waktu, dan kehidupannya secara umum. Rasulullah bersabda: "Bani Adam tidak akan lepas dari empat pertanyaan (pada hari kiamat nanti); Tentang umur, untuk apa ia habiskan; Tentang masa muda, bagaimana ia pergunakan; Tentang harta, dari mana ia peroleh dan untuk apa ia gunakan; Tentang ilmu, untuk apa ia amalkan."

Kedua, tanggung jawab manusia kepada orang lain dan lingkungan (sosial) di mana ia hidup. Kita ketahui bersama bahwa manusia adalah makhluq yang membutuhkan orang lain dalam hidupnya untuk pengembangan dirinya. Dengan kata lain, ia mempunyai kewajiban-kewajiban moral terhadap lingkungan sosialnya. Kewajiban sangat erat kaitannya dengan eksistensi seseorang sebagai bagian dari masyarakat. Kita sadar bahwa kalau kita tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap orang lain, tidak pantas bagi kita menuntut orang lain untuk bertanggung jawab pada kita. Kalau kita tidak berlaku adil pada orang lain, jangan harap orang lain akan berbuat adil pada kita.
Ada sebagian orang yang berkata bahwa kesalahan-kesalahan yang ia lakukan adalah takdir yang telah ditentukan Tuhan kepadanya. Dan dia tidak bisa menolaknya. Satu misal sejarah; suatu ketika di masa Umar bin Khattab, seorang pencuri tertangkap dan kemudian dibawa ke hadapan khalifah. Beliau bertanya: "Mengapa kamu mencuri?", pencuri itu menjawab "Ini adalah takdir. Saya tidak bisa menolaknya." Khalifah Umar kemudian menyuruh sahabat-sahabat untuk menjilidnya 30 kali. Para sahabat heran dan bertanya "Mengapa dijilid? bukankah itu menyalahi aturan?" Khlaifah menjawab "Karena ia telah berdusta kepada Allah."
Seorang muslim tidak boleh melepas tangan (menghindar dari tanggung jawab) dengan beralasan bahwa kesalahan yang ia kerjakan adalah takdir yang ditentukan Allah kepadanya. Tanggung jawab tetap harus ditegakkan. Allah hanya menentukan suratan ulisan) tentang apa yang akan dikerjakan manusia berdasarkan keinginan mereka yang merdeka, tidak ada paksaan. Dari sinilah manusia dituntut untuk bertanggung jawab terhadap apa yang ia lakukan. Mulai dari hal yang sangat kecil sampai yang paling besar. "Barang siap yang berbuat kebaikan, walau sebesar biji atom, dia akan melihatnya. Dan barang siapa yang berbuat kejelekan, walau sebesar biji atom, maka ia akan melihatnya pula" (al Zalzalah 7-8).

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Manusia dan Keindahan



Keindahan/seni dibutuhkan oleh setiap manusia agar kehidupan yang dijalaninya menjadi indah sentosa. Di kota Padang sendiri hal-hal mengenai kesenian ditanggapi dengan baik terbukti dengan adanya Taman Budaya yang menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan/acara seni seperti seni rupa, seni pertunjukan maupun kesenian tradisional seperti randai dan pencak silat ataupun media komunkasi modern/radio yang mulai beradaptasi dengan kebudayaan tradisi lokal dimana dia berada seperti radio Sushi FM yang pendengarnya anak muda bercitra modern yang mulai menyiarkan hal-hal berbau tradisi Minangkabau yang tecermin dari segi bahasa, pelaku seninya maupun jenis acara yang disiarkannya. Dalam hal ini, itu merupakan hal yang patut dipuji dimana stasiun radio tersebut berusaha menunjukkan terutama kepada anak-anak muda daerah agar tetap melestarikan kesenian/budaya tradisinya tanpa bersikap etnosentrisme.

Pemerintah Daerah perlu memperhatikan kehidupan para seniman yang tetap konsisten dengan kesenian daerah dan melakukan inovasi dengan kebudayaan luar agar tak 'dimakan' oleh kaum Kapitalis yang menjual hal-hal yang dianggap berharga dari sekedar materi sehingga kehilangan nilai-nilai yang nantinya menimbulkan anomi tersendiri dalam masyarakat.

Manusia dan keindahan/seni memang tak bisa dipisahkan sehingga diperlukan pelestarian bentuk keindahan yang dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian (seni rupa, seni suara maupun seni pertunjukan) yang nantinya manjadi bagian dari kebudayaannya yang dapat dibanggakan dan mudah-mudahan terlepas dari unsur politik.

Dalam hal ini Indonesia sebagai negara yang baru berkembang dalam hal kesenian mendapat prestasi tersendiri dimata negara luar seperti Malaysia dan Singapura. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya group-group musik yang musiknya diterima disana sehingga sering mewakili Indonesia untuk ajang musik se-Asia. Hal tersebut perlu menjadi perhatian Pemerintah Indonesia dimana seniman yang benar-benar berkesenian sesuai dengan norma-norma ketimuran tanpa mengindahkan teknologi modern perlu diletakkan pada kelas tersendi sehingga tak kehilangan arah bila bila ia 'dirasuki' paham-paham dari luar seperti dimanfaatkan oleh kaum Kapitalis yang hanya mengejar keuntungan materi semata tapi mengacuhkan nilai-nilai yang ditimbulkan sehingga seniman-seniman seperti Chairil Anwar, Affandi dan lain sebagainya tetap muncul dan mampu menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia dimata negara lain tanpa harus kehilangan nilai ketimurannya.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Senin, 26 April 2010

Konsep ilmu budaya dasar dalam kesusastraan



A. pendekatan kesusastraan

IBD, yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang berarti manusia, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari tentang ini orang akan menjadi lebih manusiawi, lebh berbudaya dan lebih halus. The humanities ini berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebagai homo humanus.
Untuk menjadi ini manusia harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disampingi dengan tanggung jawab yang lain. Pada umumnya the humanities mencakup filsafat, teologi, seni dan cabang-cabangnya termasuk sastra, sejarah, cerita rakyat dan sebagainya. Pada pokoknya semua mempelajari tentang masalah manusia dan budaya.
Seni adalah ekspresi yang sifatnya tidak normative, seni lebih mudah berkomunikasi. Karena tidak normative, nilai yang disampaikannya lebih fleksibel, baik isinya maupun cara penyampaiannya. Hampir disetiap jaman sastra mempunyai peranan yang sangat penting. Alasannnya karena sastra menggunakan bahasa, sedangkan itu bahsa mempunyai kemampuan untuk menampung hampir semua pernyataan kegiatan kegiatan manusia. Dalam usaha untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usaha untuk memahami alam semesta yang melahirkan ilmu pengetahuan manusia mempergunakan bahasa. Dengan demikian, manusia dan bahasa pada hakekatnya adalah satu. Hal ini bisa mempermudah sastra untuk berkomunikasi.
Pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat mempergunakan bahasa, adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagiaan, kebebasan, dan lainnya yang digarap oleh filsafat adalah abstrak.
Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang lebih mudah tertarik, dan dengan cerita orang lebih mudah mengungkapkan gagasan dalam bentuk yang tidak normative.IBD adalah salah satu mata kuliah yang diberikan. IBD tidak dimasukkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya ( the humanities ). Akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha pengembangan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai budaya.
Orientasi the Humanities adalah ilmu yang mempelajari satu atau sebagian dari disiplin ilmu yang tercakup dalam the Humanities.

B. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA

Istilah prosa banyak padananya. Kadang disebut narrative fiction, proses fiction atau hanya fiction saja. Dalam bahasa Indonesia istilah tadi sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal dan imajinasi.
Dalam kesusastraan Indonesia kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.

A. Prosa lama meliputi
1. dongeng-dongeng
2. hikayat
3. sejarah
4. epos
5. cerita pelipur lara
B. Prosa baru meliputi
1. cerita pendek
2. roman/novel
3. biografi
4. kisah
5. otobiografi

C. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI

Pembahasan puisi dalam rangka pembelajaran Ilmu Budaya Dasar tidak akan diarakan pada tradisi pendidikan dan pengajaran sastra dan apresiasinya yang murni. Puisi dipakai sebagai media sekaligus sebagai sumber belajar sesuai dengan tema atau pokok bahasan yang terdapat di dalam Ilmu Budaya Dasar.
Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan tuhan melalui media bahasa yang artistic/estetik.adapun alasan yang mendasari penyajian puisi pada ilmu budaya dasar adalah sebagai berikut :

1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
Penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “ Pengalaman perwakilan “. Ini berarti manusia senantiasa memiliki salah satu kebutuhan dasar untuk lebih menghidupkan pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang terbatas.

2. Puisi keinsyafan/kesadaran individu.
Dengan membaca puisi kita dapat diajak untuk dapat menjenguk hati dan pikiran manusia, baik orang lain maupun diri sendiri, karena melalui puisi sang penyair menunjukan kepada pembaca bagian dalam hati manusia.

3. Puisi dan keinsyafan social
Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai makhluk social. Secara imaginative puisi dapat menafsirkan situasi dasar manusia social yang bisa berupa :
 Penderitaan atas ketidak adilan
 Perjuangan untuk kekuasaan
 Konflik dengan sesamanya
 Pemberontakan terhadap hukum tuhan

Puisi umumnya sarat akan nilai etika, estetika dan juga kemanusiaan. Salah satu nilai kemanusiaan yang banyak mewarnai puisi adalah cinta kasih.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Sabtu, 17 April 2010

tentang manusia



Manusia adalah makluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri jadi manusia bukanlah makhluk individu tetapi manusia merupakan makhluk sosial. para cendekiawan Islam, mengakui bahwa manusia dalam bentuk jasadnya tidak berbeda dengan tubuh makhluk lainnya, sifatnya fana dan pada akhirnya akan lenyap kembali ke alamnya, yaitu unsur tanah. Tetapi pada diri manusia terdapat roh yang lebih utama daripada jasad, roh yang sifatnya baqa, tetap kekal. Walau manusia mati yang lenyap bersama tanah hanyalah jasadnya, sedangkan ‘roh’ akan kembali ke alam baqa yaitu; alam yang kekal dan abadi. Adapula pendapat lainnya yang mempunyai paham idealisme, dipelopori oleh seorang filsuf kenamaan yaitu Descartes 1596-1650. Beliau mengatakan mengenai kejiwaan; manusia itu terdiri dari dua macam zat yang berbeda secara hakiki, disebutkan dengan nama res cogitans atau zat yang dapat berpikir dan res extense atau zat yang mempunyai luas.
Manusia bukan hanya sekedar pikiran atau kesadaran, akan tetapi mempunyai jati diri sebagai manusia, karena ia bersatu dengan realitas keadaan sekitarnya. Setelah itu manusia menjadi subyek, karena menghadapi obyek. Dari beberapa pendapat yang mengatakan manusia, maka dapat bila disimpulkan bahwa manusia bukanlah hanya obyek atau materi sebagaimana yang telah menjadi pandangan ajaran materialisme, akan tetapi bukan juga hanya subyek atau kesadaran seperti menjadi anggapan dari paham idealisme dan tidak hanya “ada” atau “berbeda” seperti ada dari keberadaan benda lain Akan tetapi dalam keberadaannya itu, manusia sadar akan dirinya yang saat ini berada pada dunia yang nyata.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

kebudayaan ku yang hampir hilang



Indonesia adalah negara yang indah yang kaya akan kekayaan alam dan budaya. Lebih dari 20 suku terdapat di Indonesia dan lebih dari 100 budaya ada di Indonesia. Tetapi sayangnya, dari tahun ke tahun seiring dengan bertumbuhnya perkembangan gaya hidup dan teknologi, kebudayaan asli indonesia terlihat sangat ketinggalan zaman. Banyak dari warga indonesia yang kurang peduli bahkan ada yang tidak peduli tentang budaya Indonesia. Hal inilah yang menyebabkan banyak budaya Indonesia dicuri oleh negara lain terutama Malaysia. Hal ini karena terlambatnya dalam mematenkan suatu budaya dan benda – benda peninggalan zaman Indonesia dulu. Ketika budaya dan barang kebudayaan atau hasil buah tangan seniman Indonesia masih ada di Indonesia, banyak dari warga merasa budaya tersebut tidak berharga, tetapi ketika ada negara lain akan mengambil budaya tersebut dan kemudian hilang dari kita, barulah mereka merasa itu sangat berharga. Kenapa berharga saat sudah hilang? Kenapa tidak waktu masih ada? Inilah orang – orang indonesia yang telah terkontaminasi budaya barat.

Kemampuan kita menguasai teknologi di bawah ngara-negara jiran ini. Ternyata mereka lebih dahulu bisa memanfaatkan akulturasi dan transisi budaya industri secara efektif sudah hampir merata dalam kehidupan. (James F Sundah)

Pada zaman "edan" ini warisan kekayaan budaya bukan saja menghilang, tetapi ada yang pelan-pelan telah berpindah menjadi milik bangsa lain sehingga hal ini sangat menyakitkan. James F Sundah Ketua Bidang Apresiasi Seni Budaya Nasional dan Pengembangan Teknologi Informasi PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia) mengatakan hal itu dalam dialog seni tradisi Solo Internasional Ethnic Music (SIEM) 1-5 September 2007, di Solo, Jateng, Rabu.

Dalam dialog yang berjudul Persimpangan di Zaman Edan, ia menggarisbawahi lepasnya pulau Sipadan Ligitan yang sekarang menjadi wilayah Malaysia dan bertambah luasnya wilayah Singapura gara-gara ekspor pasir dari Indonesia yang sekaligus melenyapkan pulau-pulau milik Indonesia. "Kemampuan kita menguasai teknologi di bawah negara-negara jiran ini. Ternyata mereka lebih dahulu bisa memanfaatkan akulturasi dan transisi budaya industri secara efektif sudah hampir merata dalam kehidupan, katanya sebagaimana dikutip Antara. Sumber: Suara Pembaruan, Kamis, 6 September 2007

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Selasa, 05 Januari 2010

BUDAYA INDONESIA



Pengertian kebudayaan
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Kebudayaan Indonesia bisa di artikan seluruh cirikhas suatu daerah yang ada sebelum terbentuknya nasional Indonesia, yang termasuk kebudayaan Indonesia itu adalah seluruh kebudayaan lokal dari seluruh ragam suku-suku di Indonesia.Kebudayaan Indonesia dapat didefinisikan sebagai seluruh kebudayaan lokal yang telah ada sebelum bentuknya nasional Indonesia pada tahun 1945. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada kebudayaan Indonesia.
Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India dan kebudayaan Arab. Kebudayaan India terutama masuk dari penyebaran agama Hindu dan Buddha di Nusantara jauh sebelum Indonesia terbentuk. Kerajaan-kerajaan yang bernafaskan agama Hindu dan Budha sempat mendominasi Nusantara pada abad ke-5 Masehi ditandai dengan berdirinya kerajaan tertua di Nusantara, Kutai, sampai pada penghujung abad ke-15 Masehi.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO